5 kg besi sama 5 kg kapas
tadi lagi baca-baca humor di blog lain dapet joke ini. tadinya mau komen di blog tersebut tapi karena kepanjangan jadinya nulis post khusus ajadeh. itung-itung aktifin blog yang dah lama banget ga di update.
Jokenya tentang matematika dan fisika
Ada anak bertanya pada gurunya. Mana yang lebih berat, 5 kg besi apa 5 kg kapas. Si guru tentu saja menjawab tentu saja beratnya sama. kan sama-sama 5 kg. ternyata si anak menjawab beratan besi. Buktinya kalo sama-sama beratnya, kalo kepala kita dipukul pastinya lebih sakit pake besi kan ? (lagi…)
Utang Budi Kedokteran Modern
Kontribusi umat Islam bagi peradaban manusia adalah fakta yang tak terbantahkan. Para sejarawan sains Barat dalam sebuah konferensi mengakui bahwa dunia kedokteran modern berutang begitu banyak terhadap para ilmuwan Muslim di era keemasan Islam. Betapa tidak, dokter Muslim di era kekhalifahan merupakan perintis diagnosis dan penyembuhan beragam penyakit.
Dr Emilie Savage Smith dari St Cross College di Oxford mengungkapkan, Islam adalah peradaban pertama yang memiliki rumah sakit. Menurut dia, rumah sakit pertama di dunia dibangun Kekhalifahan Abbasiyah di kota Baghdad, Irak sekitar tahun 800 M. ‘’Rumah sakit yang berdiri di Baghdad itu lebih mutakhir dibandingkan rumah sakit di Eropa Barat yang dibangun beberapa abad setelahnya,’‘ papar Savage-Smith seperti dikutip Independent.
Savage-Smith mengungkapkan, rumah sakit (RS) Islam terbesar di zaman keemasan dibangun di Mesir dan Suriah pada abad ke-12 dan 13 M. Pada masa itu, RS Islam sudah menerapkan sistem perawatan pasien berdasarkan penyakitnya. Menurut Savage-Smith, pembangunan sebuah sistem rumah sakit yang begitu luas merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam peradaban Islam pada abad pertengahan. (lagi…)
ILMUWAN ISLAM : Perintis Pengobatan Penyakit Jiwa
Peradaban Barat kerap mengklaim bahwa Philipe Pinel (1793) merupakan orang pertama yang memperkenalkan metode penyembuhan penyakit jiwa. Tak cuma itu, Barat juga menyatakan rumah sakit jiwa (RSJ) pertama di dunia adalah Vienna’s Narrenturm yang dibangun pada tahun 1784. Benarkah klaim peradaban Barat itu? (lagi…)
Kisah Mushola dan Sendal
(Mal Ambasaddor, Jakarta Selatan, April 2008).
Gua, Yudi dan Anto lagi ke Mall Ambassador mau beli komputer. Abis parkir mobil di Basement mampir dulu di toko bordir. Rupanya sudah ada bordir yang dikerjakan komputer. Kita tinggal bawa contoh logo di kertas. Petugas membuat desain logo pada software khusus yang mirip kaya corel. Setelah jadi kemudian di upload ke memori mesin bordir dan mesinoun akan membordir sesuai dengan file yang diterimanya. hasilnya bagus, cepat dan presisi. untuk logo biayanya 30 rb per bordir untuk tulisan 15 rb. Kemudian acara dilanjutkan dengan cari komputer. (lagi…)
Kisah Si Supir Taksi
(Jakarta Selatan, April 2008).
Malem itu gua naek taksi dari tebet mau ke Pasar minggu. Bapak supir taksi yang dari kartu id nya bernama Sanwani membuka percakapan dengan mengatakan bahwa orang-orang Jawa Barat pada pulang kampung. gua ngga begitu ngerti maksudnya kemudian bapak supir tadi menjelaskan bahwa maksudnya orang-orang Jawa Barat pada pulang untuk nyoblos pemilihan gubernur. gua yang sebelumnya sempet baca running teks news di Metro TV bilang bahwa ada 3 calon gubernur dan wakil gubernur yang malah nggak ikut nyoblos yaitu Heryawan, Dede Yusuf dan Agum Gumelar. Bapak tadi bertanya apa iya dan tanya sebabnya. Gua bilang karena KTP mereka DKI Jakarta, bukan Jawa Barat. Bapak supir tadi yang akhirnya mengaku dari Bogor dan pagi tadi memilih HaDe keliatan agak kecewa. (lagi…)
Dari Seminar Wirausaha Sampe Rapat
(Jakarta Selatan, April 2008).
Jam setengah lapan mata gua masih merem. Tiba-tiba hp berdering-dering bangunin. Diseberang sana Eneng ngasih tahu supaya gua segera dateng ke Tebet karena diajak ikut seminar Kewirausahaan yang diadain Enterpreneur Univercity di Hotel Maharani. Gua segera mandi. Dirumah lagi sibuk bikin nasi box. gua ke Tebet naik kereta. (lagi…)
Jalan Ke Puncak
(Cianjur, April 2008).
Dah lama ngga refreshing di Puncak. Awal April. Gua, Darno dan dua orang teman jalan ke puncak. Kami rencana nginep di villa temen di puncak. Udah masuk Cianjur sih sebenernya. (lagi…)
Pernikahan Mang Yana
(Jakarta Selatan, Maret 2008).
Tanggal 23 Maret 2008 Mang Yana melangsungkan pernikahan. Mang Yana adalah masih paman gua yang berasal dari Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. Gua, Darno, Mama, Bp Nanang, Astri, Ani & Uti berangkat dari Pasar Minggu naik taksi. Rencananya mau ke KUA Kalibata untuk menyaksikan akad nikah. Rencana akad nikah akan dilakukan jam 10. Sesampainya di Kalibata dapet kabar bahwa akad nikah sudah selesai dilakukan. Akad nikah dipercepat jam 9. Ya sudah, kami langsung menuju tempat resesi di rumah orang tua mempelai wanita. (lagi…)
Operasi Amandel Oppie
(Jakarta, Maret 2008).
Pulang dari Bukittinggi, gua nginep di rumah sakit Tria Dipa beberapa malem. Adik gua Oppie baru di operasi amandel. Sebenernya di operasinya udah minggu lalu dan sekarang tinggal masa penyembuhan aja. Tapi rupanya tenggorokannya terasa sakit kalo makan sehingga Oppie nggak mau makan sama sekali. Badannya jadi kurus dan lemas. Akhirnya diputuskan untuk rawat inap lagi beberapa malam sampai dirasa benar-benar sembuh. (lagi…)
Lobang Jepang Maninjau dan Kelok 44
(Agam, Maret 2008).
Gua udah berkali-kali melewati benteng jepang yang berada di Maninjau, tapi belum pernah melihat dari dekat. Bang Neri, petugas pintu air, mengantar gua melihat kedalam benteng jepang. Jalan masuk ke benteng jepang dah ngga terawatt. Rumput tebal dah menghalangi. Bang Neri dengan cekatan membabat rumput yang menghalangi. (lagi…)