Agoess’s Weblog

Bukittinggi dan Jam Gadang

Posted in Wisata dan Tempat Menarik by agoess on Februari 26, 2008

Kota Bukittinggi memiliki luas wilayah 25,24 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 100.000 jiwa. Letaknya sekitar 2 jam perjalanan lewat darat (90 km) dari ibukota provinsi Padang. Dari Padang, kita bisa naik Tranek atau bus dari Minang Plaza. Bayarnya 15.000 (tahun 2008). Bukittinggi dikelilingi tiga gunung berapi yaitu Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago.

Pertama gua ke alun-alun Bukittinggi gua heran, ” Koq jam gadang ada disini, bukannya di Padang?”. Rupanya pikiran gua selama ini salah. Jam gadang berada di tengah taman Sabai Nan Aluih. Kalo sore (apalagi sabtu) tempat ini rame banget sama orang nongkrong-nongkrong. Satu jam sekali kedengeran bunyi lonceng. Bangunan ini didirikan tahun 1926 oleh arsitek ST. Gigi Ameh. Ceritanya jam ini adalah hadiah dari ratu Belanda buat sekretaris kota waktu itu, Roocker Meker. Konon bangunan ini dulunya adalah bangunan tertinggi di Indonesia pada masanya. Yang unik dari bangunan ini adalah jamnya. Jamnya menggunakan angka romawi. Tapi angkat empatnya bukannya IV malah IIII. Emang sih, gua pernah liat di film dokumenter tentang jam antik, pada awalnya angka empat yang bener di jam adalah IIII. Tapi karena angka itu tidak sesuai sama angka romawi maka diganti dengan IV yang merupakan angka empat yang benar. Rupanya jam gadang ini mengambil bersi empat yang original.

jamgadang
jamgadang
jamgadang
jamgadang

Disamping jam gadang ada plaza bukittinggi. Plaza ini dibangun tahun 2007. pas baru diresmikan, rame banget muda-mudi setempat ketempat ini. Ada lagi pasar yang terkenal disini yaitu Pasar Atas. Toko Niagara dengan patung dua harimau jadi landmark juga. Di seberang plaza, banyak bendi (delman) lagi stand by. Dari daerah ini kota bukittinggi bisa keliatan karena tempat ini dah tinggi. Tempat ini biasanya juga rame sama orang nongkrong.

jamgadang
jamgadang
jamgadang

Diseberang Niagara ada Istana Bung Hatta atau Istana Tri Arga. Istana ini dulunya tempat Bung Hatta mengatur jalannya pemerintahan. Tapi kayanya kita ga bisa masuk tuh. Sekitar jam gadang juga ada Taman Bung Hatta dan monumen apaan gua ga tau namanya.

bkt
bkt
bkt

Bulan Maret – April 2007, gua tinggal di Kapeh Panji. Waktu itu gua ikut proyek komunikasi data dan suara untuk PLN di Bukittinggi. Susah nyari masakan jawa disini. Kalo mau makan malem, langganan kami biasanya pecel ayam Mbak Titik di kampung Cina. Cuma ini yang bisa diterima lidah semua tim.

bkt
bkt

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. santi said, on Juli 25, 2008 at 3:53 pm

    Jd pngn ke Padang deh

    mesti ngumpulin dana berapa ya ksn??

    ditunggu lg nih cerita pariwisata lainnya

    klo bs ditambah sama makanannya jg

    hehehe

    c u

  2. agoess said, on Agustus 6, 2008 at 4:50 pm

    insya alloh deh kapan-kapan ditambah ulasan tentang kuliner.


Tinggalkan Balasan