Mata Aia Tigo Raso dan Aia Tajun Cikalo
Awalnya mata air ini Cuma mata air biasa. Ada tiga sumber mata air dalam jarak yang berdekatan. Setelah dirasakan airnya, nah ini dia. Rasanya beda-beda. Ada yang sedikit manis, ada yang sedikit asam dan ada yang gak sepat. Makanya mata air ini disebut Mato Aia Tigo Raso (mata air tiga rasa). Beberapa waktu kemudian, konon ada penelitian dari Universitas di Padang tentang mata air ini. Katanya mata air ini berkhasiat untuk kesehatan. Detilnya gua nggak tau, tapi gua rasa, bener-ga bener propaganda ini penting buat kemajuan daerah ini.
Mata air ini terletak di daerah Lubuk Sao, Agam, Sumatra Barat. Kalo kita dari Maninjau ke Lubuk Basung, pasti lewat mata air ini. Untuk mencicipi airnya, kita ga ditarik biaya. Cuma biaya infak seikhlasnya. Kalo kita mau bawa pake botol juga bisa. Cuma ada sayangnya menurut gua. Ketiga mata air ini ditembok jadi kolam. Nah, diantara ketiga mata air ini ga dikasih pemisah atau penyekat. Jadinya rasanya bercampur. Kalo kita mau membuktikan perbedaan rasanya, agak susah karena terasa hampir sama. Harusnya pihak setempat mau memberi penyekat.




Nggak jauh dari mata air tiga rasa, ada air terjun Cikalo. Untuk ke lokasi air terjunnya kita harus berjalan agak naik sekitar setengah jam. Berjalan kesana suasanannya mirip kaya perjalanan ke gunung-gunung di Jawa. Pemda setempat sudah membuat jalan bagus sampai daerah sungai. Bahkan diseberang sungai sungai sudah dibuatkan tangga-tangga sampai beberapa meter.
Didekat sungai Antokan ini berdiri sebuah tower. Tower ini ga pake listrik. Isinya Cuma papan billboard aja yang fungsinya sebagai pemantul microwave untuk komunikasi antara Intake dan Power House PLTA maninjau. Gua yang survey pembangunan tower ini bulan Agustus 2007 yang lalu.
Wow gak nyangka! Di Kudus Jawa Tengah juga ada Air Tiga Rasa. Lihat di… http://alamendah.wordpress.com/2009/05/14/air-tiga-rasa-di-rejenu/