Agoess’s Weblog

Ir. Januar Muin dan Pembangunan PLTA Maninjau

Posted in Artikel Bebas by agoess on Februari 28, 2008

Dikalangan pegawai PLN Bukittinggi dan PLTA Maninjau, nama Pak Januar Muin terkenal banget. Itu karena beliaulah arsitek PLTA Batang Agam dan PLTA Maninjau. Awalnya PLTM Sungaipuar (1974) dan beberapa PLTD di beberapa tempat (1975) ia bangun. Kemudian ia membangun PLTA Batang Agam (1976). Ada cerita menarik yang diceritakan seorang temen di Maninjau tentang Pak Muin ini. Ceritanya untuk membangun PLTA Batang Agam, diperlukan terowongan yang akan mengalirkan air sungai ke turbin. Setelah orang luar negri nggak sanggup (orang jepang katanya) proyeknya hampir berhenti dan hampir dicoret agenda PELITA I. Konon tinggal pejabat daerah dan Mentri PUTL, Sutami yang masih gigih menyelesaikan. Sampai akhirnya sudah tak ada lagi harapan meneruskan proyek ini, Pak Januar Muin mendatangi Mentri PUTL agar tetap meneruskan proyek ini. Pak Muin berhasil meyakinkan Mentri dengan taruhan. Jika ia gagal maka ia dipecat dari segala jabatannya. Jika berhasil, Mentri PUTL harus menggendong dirinya. Akhirnya PLTA Batang Agam rampung. Mentri PUTL pun menepati janjinya menggendong Pak Januar Muin. Hari itu juga Mentri PUTL bertolak ke Maninjau untuk pembangunan PLTA Maninjau.

Banyak halangan menghadang proyek PLTA Maninjau. Bappenas menolak menolak usulan pendirian PLTA Maninjau. Pak Januar kemudian mengajukan proyek ini ke Asian Development Bank di Manila. Pak Januar bilang pada bank tersebut bahwa proyek tersebut sudah berjalan, padahal sama sekali belum tersentuh. Akhirnya ADB pun bersedia meninjau lokasi di Danau maninjau. Akal bulus dilakukan ketika pihak ADB datang. PLN Bukittinggi diganti papan namanya menjadi  “Proyek PLTA Maninjau”.  Kemudian dikerahkan 20 truk bertuliskan “Armada Proyek PLTA Maninjau” yang masing-masing membawa dua buah drum kosong. Begitu rombongan ADB datang, seseorang diperintahkan datang menghalang dengan alasan bukit akan diledakan dinamit untuk buat terowongan. Seseorang pun ditugaskan untuk membuat ledakan. Rombongan ADB percaya dan akhirnya mundur. Maka dana Rp 9 Milyar lebihpun dikucurkan ADB untuk proyek ini.

Terowongan sepanjang 6 km dibangun dari Muko-muko sampai Lubuk Sao menembus perut gunung. PLTA Maninjau dibangun. Akhirnya pada tanggal 28 Desember 1983, PLTA ini diresmikan Presiden Soeharto. PLTA Maninjau mempunyai empat buah turbin yang mampu membangkitkan listrik sebesar 4 x 16 MW.

Ditandai sebagai:, , ,

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Rangga Maulana Koto said, on Mei 10, 2008 at 3:30 pm

    Hahahahaha…

    Anda ini siapa? dapet darimana cerita seperti itu?
    orang minang banget tuh…
    hihihi

  2. agoess said, on Mei 14, 2008 at 4:46 pm

    gua orang Jakarta. kebetulan sempet setangah tahun lebih tinggal di maninjau waktu ngerjain proyek sama plta maninjau. gw banyak bergaul sama orang-orang pln dan gw dapet satu nama yang kayanya melegenda banget di mata mereka. emang pas gua surfing di internet, pak januar emang tokoh kelistrikan yang sifatnya nasional. jadi wajar jika orang minang juga kena bangganya kalo ada putra daerah yang hebat.

    cerita ini gw dapet dari orang-orang yang cerita sama gw plus dari suatu majalah yang terbit tahun 70-an.

  3. dilla said, on Februari 18, 2009 at 11:06 am

    gw sebagai orang minang bangga n salut banget sama Pak Januar Muin.
    secara bangun PLTA itu banyak sekali hambatannya.

  4. eka f p said, on Februari 27, 2009 at 5:45 pm

    kalau boleh saya berpendapat, marilah kita tonjolkan prestasi seseorang bukan kesukuan, tidak ada korelasi antara kesukuan dan tingkat prestasi orang dalam bekerja.
    Pak januar muin berhasil karena disiplin dan rajin, karena saya kenal betul dengan pak tuo ini, pak tuo ini masih mempunyai hubungan saudara dengan ayah saya dikampung sumanik dan begitu istrinya dengan ibunda saya.
    Saya yakin banyak saudara2 kita se-indonesia yang cerdas dan luar biasa prestasi di bidangnya masing-masing di dalam dan diluar sana.

    efp
    germany


Tinggalkan Balasan