Agoess’s Weblog

Kisah Si Supir Taksi

Posted in Artikel Bebas by agoess on April 16, 2008

(Jakarta Selatan, April 2008).
Malem itu gua naek taksi dari tebet mau ke Pasar minggu. Bapak supir taksi yang dari kartu id nya bernama Sanwani membuka percakapan dengan mengatakan bahwa orang-orang Jawa Barat pada pulang kampung. gua ngga begitu ngerti maksudnya kemudian bapak supir tadi menjelaskan bahwa maksudnya orang-orang Jawa Barat pada pulang untuk nyoblos pemilihan gubernur. gua yang sebelumnya sempet baca running teks news di Metro TV bilang bahwa ada 3 calon gubernur dan wakil gubernur yang malah nggak ikut nyoblos yaitu Heryawan, Dede Yusuf dan Agum Gumelar. Bapak tadi bertanya apa iya dan tanya sebabnya. Gua bilang karena KTP mereka DKI Jakarta, bukan Jawa Barat. Bapak supir tadi yang akhirnya mengaku dari Bogor dan pagi tadi memilih HaDe keliatan agak kecewa.

Si bapak supir taksi yang sudah menarik taksi sejak tahun 1977 itu menceritakan pengalamannya ketika dua kali di todong pisau oleh penumpang. Yang pertama ia di todong pisau oleh penumpangnya. Ia sudah keringat dingin. Ia berkata mau apa. Si penodong berkata bahwa ia mau duit. si supir berkata untuk mengambil saja sendiri di kantungnya. Si penodong kemudian mengambil uang dari kantong baju supir. Ada uang 17 ribu waktu itu, tapi setoran taksi yang sekarang 200 rb-an, dulu hanya 20 rb-an. si supir bilang bahwa itu jumlah semua uangnya. si penodong bilang kalo ia hanya butuh 5 rb dan mengembalikan uang 12 rb ke kantong baju supir. Si penodong minta di turunkan. Si supir hanya bisa ikhlas saja. Padahal tempat si penodong turun adalah ngga jauh dari kantor polisi.

yang kedua lebih lucu lagi. Si supir mendapat dua penumpang. salah seorang penumpang mengajak ngobrol si supir. Obrolan sampai pada pernyataan bahwa si supir orang sunda dari daerah yang nggak jauh dari penumpang. si supir malah mengaku kenal dengan seseorang yang merupakan kerabat calon penumpang. Padahal si supir sebenarnya tidak kenal dengan si kerabat ini. Karena merasa masih punya hubungan dekat si penumpang akhirnya mengatakan bahwa mereka tadinya berniat merampok si supir, namun tidak jadi karena ternyata masih tetangga desa. sisupir diperlihatkan pisau untuk merampok. Ia bersyukur akhirnya tidak jadi di rampok.

Pak Supir rupanya orang yang suka ngobrol. setelah cerita perampokan ia bercerita lagi tentang kasus penipuan terhadap dua orang temannya sesama supir taksi belum lama ini. Yang pertama teman si supir mendapat seorang penumpang. Ditengah ngobrol, penumpang menawarkan hp nya. ia berkata hp ini adalah hp mahal dan masih baru, tapi ia awalnya tak berniat menjualnya. Katanya lagi batere hp pas lagi mati dan ia tidak membawa charger. Si supir melihat hp yang di tawarkan. terlihat masih sangat mulus. kebetulan teman si supir tau bahwa hp tipe tersebut memang hp mahal. si penumpang menawarkan hp tersebut seharga 400 rb. setelah melihat-lihat bodynya teman si supir tergiur dan sepakat membeli. Setelah beli charger baru sadar bahwa ia tertipu. Rupanya hp tersebut hanya casing body nya saja. Isinya hanya LCD mati yang ditambah cor-coran timah sehingga mempunyai berat seperti hp normal. ia menyesal beli sesuatu tidak di coba terlebih dahulu. sama saja ia beli casing seharga 400 rb.

yang satu lagi penipunya lebih terencana. si penipu sukses menawarkan hp pada teman supir plus kartu hp. setelah si supir melihat lihat hp barunya kemudian hp di taruh di kantong baju. ngga beberapa lama hp tersebut berdering. si penipu berkata bahwa mungkin itu dari temannya. si penipu berkata bahwa ia memang punya janji dengan temannya saat itu. dengan sopan ia meminjam hp itu sebentar pada si supir dan supir mengizinkan. Kemudian si penipu berkata bahwa rupanya isi pembicaraan menjurus ke hal yang agak rahasia, si penipu minta izin untuk turun sebentar untuk bicara. Si penipu turun dan bicara menjauh, si supir lengah sebentar dan si penipu sudah hilang entah kemana. si supir gigit jari.

Tagged with: , , ,

Komentar Dimatikan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.